Gedung balai kota surabaya dan sejarahnya


Gedung yang di bangun pada tahun 1923

Gedung+balai+kota+surabaya

dan mulai di tempati pada tahun 1927 yang di bangun oleh Arsitek bernama C.Citroen dan pelaksanaannya H.V. Hollandsche Beton Mij. Gedung utama Balai Kota yang berada di jalan Ketabang 
tepatnya di taman Surya ini memiliki ukuran panjang 102 meter dengan  lebar 19 meter yang konstruksinya terdiri dari tiang-tiang pancang yang ditanam dengan tulang beton yang kokoh.

Baca Juga :

Dari beberapa gedung di Jawa timur khusunya Surabaya, yaitu gedung Balai Kota yang dari hari ke hari semakin cantik dan indah, dengan di kelilingi penghijauan serta hiasan-hiasan di sekitarnya menambah suasana halaman gedung ini semakin asri. Tidak terlepas dari itu tepat di seberang gedung ini terdapat.
Sore itu rasa lelah tergantikan dengan merasakan suasana di sekeliling balai kota, aku sengaja memutari jalanan di pinggiran gedung dan sempat melihat beberapa anak-anak yang bermain bahkan tidak sedikit juga anak-anak yang mandi dengan air mancur yang terletak di bagian sisi selatan gedung. Di dekat jalan raya serta keramaian lalu lalang kendaran sore hari itu terlihat seorang anak yang asyik sekali bermain air di sekitaran air mancur. 

Gedung+balai+kota+surabaya

Bunker peninggalan jaman belanda

Gedung balai kota Surabaya

Tidak banyak juga Masyarakat yang mengetahui tentang sejarah bunker peninggalan belanda yang di bangun oleh kolonial pada Masa itu. Konon bunker ini yang dahulu merupakan jalan untuk pelarian para pemerintah kota Pada jaman belanda, tidak hanya itu beberapa sumber menyebutkan banyak cerita misteri di balik bunker yang memiliki luas 6x4 ini yang juga dahulunya menjadi tempat persembunyian. Namun hingga sekarang bunker itu terlihat sangat tua namun masih begitu kuat dan kokoh, terkadang bunker ini di manfaatkan pemerintah kota untuk menyimpan beberapa benda-benda antik dan juga pernah digunakan untuk menyimpan beras subsidi untuk masyarakat kota.

Pada masa penjajahan Belanda dulu, bunker yang dibangun khusus untuk perlindungan pada perang dunia II sayangnya untuk dapat mengunjungi bunker ini secara langsung menurut para penjaga bunker jika ingin mengunjungi bunker di haruskan memiliki izin tertentu dari walikota setempat dengan keperluan tertentu.




Agus Setiawan Nama: Agus Setiawan

0 Response to "Gedung balai kota surabaya dan sejarahnya"

Post a Comment

Silahkan berkomentar di kolom bawah ini 👇 , berkomentarlah dengan baik & sopan, komentar dengan promosi atau link anchor dan sejenisnya akan dihapus/spam. Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel